Sejarah Osama Bin Laden

Osama bin Mohammed bin Awad bin Laden yang popular dikenal dengan Osama bin Laden, dilahirkan pada tanggal 28 Jun 1957 di kota Jeddah, Arab Saudi, kawasan pantai Laut Merah. Osama adalah anak ke 17 dari 52 orang anak bersaudara. Ketika di usia remaja, Osama bin Laden bergabung dengan gerakan Wahhabi Konservatif-Baru dan beliau pernah menyertai jabatan polis yang menegakkan undang-undang syariah. Osama ialah mantan mahasiswa Universitas Raja Abdul Aziz di Jeddah, dimana beliau belajar kepada Sheikh Abdullah Azzam. Sheikh Abdullah Azzam inilah yang kemudian diketahui sebagai tokoh utama yang memainkan peranan menggerakkan dukunga kepada bangsa Arab bagi kaum Mujahidin yang berperang melawan kependudukan Rusia di Afganistan. Osama bin Laden lulus pengajiannya dan mendapat ijazah sarjana tahun 1979 dalam bidang Ekonomi dan Pengurusan.

Ketika peperangan melawan Soviet hampir berakhir, Osama membentuk gerakan Al Qaeda, sebuah organisasi bekas pejuang Mujahidin dan para pendukung lainnya yang membantu menyalurkan dana dan pasukan pejuang untuk gerakan pertahanan Afganistan.

Ketika tentera Soviet berundur keluar dari Afghanistan, Osama bin Laden pulang ke Arab Saudi. Di sini Osama bersama dengan kelompok orang-orang Saudi haluan ki menentang pemerintahan kerajaan Saudi, yaitu terhadap Keluarga Raja Fahd. Pada tahun 1995 Osama bin Laden membangunkan infrasruktur di Sudan saat dia memiliki hubungan dengan Presiden Umar Al Basyir dan Dr Hasan Turabi yang memerintah Sudan.

Pada tahun 1994, Pemerintah Saudi mencabut hak kewarganegaraan Osama dan membekukan seluruh aset dan kekayaannya di seluruh negara. Menurut Pemerintah Amerika , Al Qaeda telah meniru gerakan – gerakan perikatan dengan pola pemikiran golongan fundamentalis, seperti misalnya golongan Al-Jihad di Mesir, Gerakan Hizbullah di Iran, Front Islam Nasional di Sudan, dan kelompok – kelompok jihad lain di Yaman, Saudi Arabia, dan Somalia.

Pada 1998, delapan tahun selepas tentera AS ditugaskan beroperasi di Arab Saudi, dua truk berisikan bom meledak di luar Kedutaan Besar Amerika Serikat di Nairobi, Kenya, dan di Dares Salaam, Tanzania. Osama bin Laden mengaku tidak bertanggungjawab, tetapi para Hakim menegaskan keterlibatan dan kesalahannya itu, terbukti dengan adanya surat-surat faksimile yang dikirimkan oleh kelompok Sel Osama di London setidaknya kepada tiga agen penjualan media internasional. Para Hakim juga menunjukkan pengakuan pelaku pengeboman Kedutaan – Kedutaan Besar , yang mengaku mereka adalah anggota gerakan Al Qaeda.

Empat belas hari setelah kejadian tersebut, Presiden Bill Clinton memerintahkan armada Kapal Perang Amerika Serikat menggempur camp – camp di Afganistan yang dicurigai sebagai markas latihan penggempuran atas kilang pengujian bahan kimia di Khartoum, Sudan. Osama bin Laden selamat dari serangan itu dan dijatuhkan hukuman oleh pemerintah Amerika Serikat atas tuduhan sebagai perancang serangan – serangan bulan November 1998.

Presiden George W. Bush telah menyatakan bahwa Osama adalah tersangka utama dalam serangan di bandara New York dan Washington pada 11 September 2001 dan serangan lain atas Kedutaan – Kedutaan Besar Amerika Serikat, kapal – kapal perang, dan aset – aset Amerika Serikat yang lain.

Para pejuang Taliban telah mengutuk serangan hari Selasa ke atas Amerika Serikat itu dan menegaskan bahwa Taliban tidak terlibat. Osama bin Laden secara tegas dan meyakinkan telah menyangkal keterlibatannya dalam serangan 11 September 2001 itu.

10 tahun kemudian Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan bahwa pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden telah tewas terbunuh oleh pasukan Navy Seal Amerika Serikat di Pakistan.

Osama bin Laden adalah pejuang, perjuangannya terhadap ketidakadilan yang terjadi akibat hegemoni barat, khususnya Amerika Serikat terhadap bangsa – bangsa di dunia khususnya yang terjadi di negara negara dunia Islam. Banyak pengamat Islam Antarabangsa menyatakan walaupun Osama bin Laden telah tewas akan tetapi Al Qaeda akan tetap berjalan dan terus melakukan terornya selama dunia barat khususnya Amerika Serikat tidak mengubah dasar luar yang tidak adil terhadap negara – negara dunia Islam. Palestina adalah diantaranya, serta serangan dan pendudukan tentara AS di Irak membuat masalah yang dikatakan rekayasa dunia barat sebagai terorisme ? tidak akan selesai selamanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: